Gejala diabetes mellitus tidak selalu ada karena sebagian besar penderita diabetes bersifat asimtomatik (tidak menunjukkan gejala diabetes mellitus) artinya tidak ada gejala yang menunjukkan bahwa orang tersebut menderita.Mungkin anda bertanya kenapa? Karena sebagian dari penderita masih dalam tahap akut atau belum parah, dimana pada fase ini mereka biasanya tidak mengalami gejala diabetes mellitus yang khas, berbeda dengan mereka yang sudah kronik. Ini menginformasikan kepada anda bahwa semakin dini kita mengetahui diagnosis diabetes mellitus, maka akan semakin mudah untuk diobati. Jadi, Sesekali tidak ada salahnya anda memeriksakan kadar glukosa anda.
Hal yang sangat penting lagi, adalah,,,

ketika kita bisa mendiagnosis diabetes secara dini, maka mencegah komplikasi adalah hal yang akan dilakukan tenaga medis. Karena baik diabetes mellitus itu sendiri maupun komplikasinya akan berdampak pada penderita sendiri, keluarga, bahkan keturunannya kelak.
Pada diabetes tipe 2, kontrol gula darah dapat dilakukan melalui perubahan gaya hidup dan pola makan. Menurut berbagai penelitian, perubahan tersebut terbukti efektif menekan risiko diabetes. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk menyadari bila diabetes sudah ada dalam diri Anda. Sekitar 8.6% penduduk Indonesia menurut WHO mengidap diabetes, sayangnya banyak yang tidak menyadari sampai kasusnya menjadi kronis.
Seseorang dikatakan menderita diabetes bila kadar gula dalam darahnya di atas 126 mg/dl (puasa) atau 200 mg/dl (tidak puasa). Namun, kebanyakan gejala diabetes baru terlihat bila gula darah sudah di atas 270 mg/dl. Jangan mengandalkan gejala untuk mengetahui kehadiran diabetes. Satu-satunya cara yang akurat untuk mengetahuinya adalah dengan tes darah dan urin.
Gejala Diabetes Mellitus Secara Umum
Ada banyak gejala diabetes mellitus, bahkan untuk diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 memiliki gejala yang berbeda. Tetapi dalam kesempatan kali ini akan fokus tentang gejala diabetes yang paling umum.
Cepat Haus dan lelah
Penderita diabetes mellitus akan cepat merasa haus, kenapa? Karena mereka akan kekurangan glukosa, sebagian besar glukosa tidak dipakai dalam tubuh untuk energy, melainkan dibuang di urin (kencing)
Sering buang air kecil
Sisa-sia metabolisme glukosa yang seharusnya tidak dikeluarkan di urin malah dikeluarkan, sehingga massa urin semakin banyak di produksi ginjal.
Penglihatan kabur
Pernah tidak makan seharian dan penglihatan kabur? Begitulah jika anda kekurangan glukosa, tidak ada energi bagi tubuh.

Mual dan muntah
Bagi beberapa penderita akan merasa mual dan muntah, apalagi jika control makanan terhadap glukosa terlalu berlebihan
Tiba-tiba berat badan turun
Tidak mengherankan, pastinya anda bisa memakai nalar sendiri, karena bagi penderita diabetes mellitus sedikit mengelola glukosa tubuhnya menjadi energi.
Beberapa gejala diabetes mellitus yang lain seperti Retensi cairan (terutama di kaki), Penurunan toleransi terhadap dingin, Peningkatan denyut jantung, Kulit kering bersisik, Mati rasa jari dan jari kaki, berkeringat dengan keringat lengket, tremor (gemetar), Gelisah tanpa alasan yang jelas, penurunan konsentrasi.

Nahh,,, bagi anda yang blum pernah mengukur kadar glukosa dalam darah anda, sebaiknya secepatnya anda cek ke dokter apalagi jika anda telah merasakan hal2 di atas,,,
Semoga artikel saya ini bermanfaat ya bagi semuanya,,,
Terimakasih telah mengunjungi blog saya…🙂

Sumber: Berbagai sumber.

Baca Artikel Yang Lain:
Tubuh Langsing Tanpa Diet Ketat
Olahraga Sehat Sehari-Hari 2012
Rahasia Panjang Umur Pasien Diabetes Tertua (Bob Krause)
Diet Sehat Untuk Diabetes Mellitus
Pengobatan Diabetes Mellitus ( DM)
Penyebab Penyakit Diabetes Mellitus
Gejala-Gejala Diabetes Mellitus
Ancaman Penyakit Diabetes Mellitus
Buah Alpokat (Avocado) Yang Banyak Manfaat
Manfaat Buah Pisang Yang Patut Diperhitungkan
Makanan Cerdas Untuk Otak Cerdas
Penyakit Rabies